Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

Jatuh Cinta pada Paman Tiri Mafia-ku

Red Vixen · Sedang Diperbarui · 112.4k Kata

1.2k
Populer
1.2k
Dilihat
3
Ditambahkan
Tambah ke Rak
Mulai Membaca
Bagikan:facebooktwitterpinterestwhatsappreddit

Pendahuluan

Sofia sempat mengira kematian ibunya adalah pemicu yang akan mengakhiri hidupnya. Namun justru itulah pemicu yang menyeretnya kembali ke titik awal—ke masa ketika ia benar-benar hidup.

Menjadi yatim piatu di usia sembilan belas dan tak punya pilihan selain menumpang di rumah paman tiri yang bahkan tak pernah ia kenal, hidup Sofia mendadak seperti naik turun komidi putar. Yang menunggunya bukan sosok paman tiri seperti yang ia bayangkan—dingin, tua, dan menjengkelkan—melainkan seorang pria tiga puluh enam tahun yang terlalu rupawan untuk disebut “paman” tanpa membuat lidahnya kelu.

Ia nyaris siap menyerahkan semuanya begitu saja—hatinya, tubuhnya, keperawanannya, bahkan hidupnya—asal pria itu mau melihatnya.

Sejauh apa Sofia akan melangkah untuk membuktikan dirinya? Dan apa yang akan terjadi saat ia tanpa sengaja mengorek rahasia-rahasia yang seharusnya tetap terkubur, tak pernah sekalipun menyentuh terang?

Bab 1

Duduk di bangku paling depan saat pemakaman selalu bikin aku ngeri. Rasanya terlalu dekat, terlalu pribadi—seolah kehilangan itu bukan cuma sesuatu yang disaksikan, tapi menghantam tepat di dada.

Aku masih ingat beberapa bulan lalu pernah melihat seorang anak perempuan berseragam sekolah duduk di bangku depan saat pemakaman ayahnya. Tangisnya pecah tanpa bisa ditahan, bahunya naik-turun, wajahnya basah kuyup. Waktu itu aku ikut sesak, ikut kasihan, dan sama sekali nggak pernah kepikiran kalau beberapa bulan kemudian aku akan jadi “anak itu”.

Ini mimpi. Harusnya mimpi.

Tapi seberapa sering pun aku mengedip, seberapa keras pun aku mencubit lengan sendiri, aku nggak bangun. Aku tetap duduk di bangku depan, dikelilingi tatapan iba—dari teman-teman, dari rekan bisnis yang biasanya cuma ketemu di acara formal—dan semuanya terasa nggak masuk akal.

Satu-satunya hal yang terasa nyata cuma potret besar Mama yang dipasang di depan peti. Senyumnya hangat, seperti biasa… tapi di situ, senyum itu justru terasa kejam. Seolah mengejekku, mengingatkanku tanpa ampun apa yang baru saja direnggut dari hidupku.

Aku menolak percaya kalau orang di dalam peti itu Mama.

Nggak masuk akal. Barusan saja—rasanya baru barusan—dia masih ada. Masih bicara sama aku. Masih menatapku seperti dia selalu menatapku. Lalu tiba-tiba… hilang.

Mataku menyapu kerumunan. Aku menangkap tatapan-tatapan penuh simpati. Ada wajah yang kukenal, ada juga yang asing sama sekali, tapi ekspresinya sama: iba, hati-hati, seolah takut salah langkah di dekatku. Dan meski aku dikelilingi orang, aku merasa sendirian setengah mati. Aku nggak punya keluarga lain. Nggak punya teman yang benar-benar bisa jadi sandaran.

Ponselku tergeletak di pangkuan, dan pesan dari pacarku jadi pengingat yang terus menekan: Ethan nggak ada di sini.

“Aku minta maaf nggak bisa datang, princess. Dad ngasih kerjaan seabrek, tapi nanti aku tebus. Kamu yang kuat buat aku, love.”

Kalimat itu memberi hangat yang cuma sebentar, tapi cukup untuk membuat ujung bibirku bergerak tipis. Setidaknya Ethan ingat aku. Meski dia nggak bisa datang. Aku paham. Aku tahu seberapa menuntut ayahnya, apalagi Ethan memang sedang “dibentuk” buat jadi CEO perusahaan keluarga mereka.

Setelah itu semuanya lewat seperti kabut: senyum sedih yang dipaksakan orang-orang, tangan yang menepuk pelan bahuku, ucapan belasungkawa yang terdengar sama dari mulut ke mulut. Sampai akhirnya peti itu diturunkan ke dalam tanah… di halaman belakang rumah kami.

Aku berdiri di sana entah berapa lama. Kakiku seperti menancap. Satu per satu orang pergi, suara langkah mereka menjauh, sampai akhirnya tinggal aku sendiri. Matahari turun pelan di balik garis atap, bayangan memanjang di halaman yang mendadak terasa asing. Baru saat langit mulai gelap, aku memaksa diri masuk kembali ke rumah.

Sunyi.

Kosong.

Hampa.

Rumah ini persis seperti isi dadaku. Begitu saja, lututku menyerah. Aku ambruk ke lantai, memeluk lutut ke dada, dan untuk pertama kalinya sejak malam mengerikan itu… air mata akhirnya jatuh.

Aku sendiri nggak ngerti gimana caranya aku bisa menahan tangis selama ini. Tapi begitu tetes pertama meluncur, semuanya jebol. Aku nggak bisa berhenti. Aku juga nggak mau berhenti. Rasanya seperti ada tangan yang merobek-robek jantungku saat aku menangisi Mama—sahabatku, satu-satunya keluarga yang kupunya.

Sakitnya nggak tertahankan. Dan aku tahu aku harus pergi dari rumah ini sebelum rumah ini menelanku hidup-hidup. Dengan kaki gemetar, aku memaksa diri berdiri dan berlari keluar, cuma dengan satu tujuan di kepala.

Ethan.

Aku butuh Ethan. Aku nggak bisa menjalani ini sendirian. Aku nggak bisa bertahan satu detik lagi di rumah ini ketika setiap sudutnya mengingatkanku pada Mama, ketika aromanya masih seperti menempel di tiap ruangan.

Aku berlari sekuat yang kakiku bisa. Paru-paruku seperti terbakar, otot-ototku protes, dan setiap tarikan napas terasa makin berat, tapi aku nggak berhenti. Aku nggak boleh berhenti. Rasa sakit di badan sama sekali nggak ada apa-apanya dibanding ngilu yang menggerogoti dadaku.

Aku butuh dia.

Aku mempercepat langkah, baru melambat saat atap rumahnya yang tinggi terlihat dari kejauhan. Begitu sampai, aku jatuh di dekat pintu depan, terengah-engah, napas tersengal. Beberapa detik kemudian aku memaksa diri bangkit dan masuk ke dalam.

Aku nggak butuh cermin buat tahu penampilanku pasti kacau. Tapi Ethan nggak akan peduli. Dia pernah lihat aku di titik terburukku, dan dia selalu ada di sisiku.

Setidaknya… itu yang selama ini aku percaya.

Mungkin Ethan masih sibuk kerja, tapi aku sudah nggak sanggup menjauh darinya lebih lama. Rasanya kepalaku mau pecah. Setelah menunggu yang terasa seperti seabad—padahal baru beberapa menit—aku menarik napas dalam-dalam lalu mengetuk.

Pintu terbuka, memperlihatkan Sandra, ART yang sudah lama bekerja di keluarga ini.

“Aduh, Nak…” Sandra refleks menutup dadanya dengan telapak tangan, wajahnya langsung berubah iba.

Lagi.

Tatapan itu lagi. Tatapan yang sejak tadi aku terima dari semua orang seharian ini.

Aku menelan ludah, menahan benjolan di tenggorokan. “Ethan di mana?” Suaraku serak, sampai terdengar asing di telingaku sendiri.

“Sepertinya di kamar. Kamu perlu—”

Belum sempat Sandra menyelesaikan kalimatnya, aku sudah melangkah cepat menaiki tangga putar. Yang aku mau cuma satu: tenggelam di pelukan pacarku, hilang, dan melupakan semua yang terjadi.

Aku baru sampai di lorong menuju kamarnya ketika suara samar membuat langkahku membeku. Otakku menolak menerima apa yang barusan kudengar.

Aku mengusap air mata dengan punggung tangan, berharap itu cuma halusinasi.

Lalu suara Ethan terdengar jelas.

Seluruh tubuhku kaku. Jantungku menghantam rusukku keras-keras. Aku menggeleng pelan, menolak percaya, sambil berjalan mendekati kamar tidurnya.

Pintunya sedikit terbuka. Aku mendorongnya lebih lebar, dan pemandangan di depan mataku menghancurkan sisa-sisa hatiku yang sudah remuk.

Ethan bersama perempuan lain.

Beberapa detik aku cuma berdiri di sana, membeku. Kalau ada orang bilang aku bakal memergoki dia mengkhianatiku begini, aku pasti menuduh orang itu pembohong. Tapi kenyataannya ada di depan mata—pacarku selama empat tahun, orang yang paling aku percaya.

Dia selingkuh.

Mereka terlalu larut sampai tidak sadar aku ada di sana—sampai isak yang lolos dari bibirku memecah keheningan.

Ethan menoleh, matanya membesar kaget. “Sophia!”

Dia buru-buru merapikan diri, meraih sesuatu untuk menutupi tubuhnya, lalu menjauh tergesa dari perempuan itu.

“Kamu nggak bilang kamu mau datang.”

Dadaku naik turun saat aku menatapnya. “Jadi ini?” suaraku kecil, bergetar. “Alasan kamu nggak bisa datang ke pemakaman ibuku… karena kamu ada di sini sama perempuan lain?”

“Aku bisa jelasin, Sophie. Dengerin dulu, sayang.”

“Silakan.” Suaraku pelan, tapi bergetar oleh amarah. “Jelasin.”

Ethan menatapku. Seperti yang sudah kuduga, dia sama sekali nggak punya apa-apa untuk diucapkan.

Aku menggeleng, air mata makin deras jatuh. “Aku benci kamu, Ethan.”

“Sayang—”

“Kamu nyakitin aku dengan cara paling kejam, dan aku nggak akan pernah maafin kamu.”

“Tolong—”

“Empat tahun, Ethan!” suaraku pecah saat aku berteriak. “Empat tahun! Kok kamu bisa tega begini?”

Wajahnya mengeras. “Jangan nyalahin aku kalau ini juga salah kamu!”

Aku menatapnya, tidak percaya.

“Kita bareng empat tahun, tapi kamu nggak pernah mau ngambil langkah itu sama aku. Aku juga punya kebutuhan! Kamu pikir aku harus gimana?”

Hatiku jatuh, seperti ada yang ditarik paksa sampai kosong. “Jadi solusi kamu… mengkhianati aku?”

“Ya mungkin kalau kamu nggak seribet itu, nggak bakal sampai begini.” Dia mendengus. “Siapa juga yang tahu kamu beneran sepolos yang kamu bilang? Bisa aja kamu pura-pura, sementara di belakang aku kamu ngelakuin apa aja sesukamu.”

Tanganku bergerak sebelum aku sempat menahan.

Plak.

Tamparannya menggema di kamar.

Kepala Ethan terpelanting ke samping.

Aku menatapnya, air mata mengalir tanpa henti. “Kamu menjijikkan.”

Suaraku nyaris cuma bisikan. “Kita bahkan pernah milih nama bayi bareng.”

Ekspresinya sempat goyah sesaat, tapi aku sudah tidak peduli.

“Aku pernah sayang sama kamu.” Aku menggeleng. “Tapi sekarang aku benci.”

Aku berbalik dan lari.

Air mata mengaburkan penglihatanku saat aku kabur dari kamar itu, meninggalkan laki-laki yang dulu kukira tidak akan pernah sanggup mematahkan hatiku.

Bab Terakhir

Anda Mungkin Suka 😍

Lahir Kembali Dengan Tangan Master

Lahir Kembali Dengan Tangan Master

1.1k Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Xiao Yi, yang aslinya adalah master alkimia dari Sekolah Xuanyi, meninggal secara tak terduga dan dirasuki oleh seorang pemuda terpencil di Kota Haicheng. Ia terlahir kembali di museum pengobatan Tiongkok. Keterampilan akupunktur empat-xiang yang telah lama hilang muncul kembali, dan berbagai obat mujarab muncul kembali mengejutkan dunia. Grandmaster senang bisa pergi ke kota, kembali ke puncak masa lalu!
KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

KEHAMILAN MANTAN ISTRI MILYARDER

2.3k Dilihat · Selesai · Avaya0627
Empat tahun menjalani pernikahan, tak disangka wanita cantik bernama Miselia Saputro digugat cerai oleh suaminya, seorang CEO dari Atmadja Company, tepat di malam ulang tahun pernikahan mereka. Alasan perceraian dikarenakan Miselia yang tidak bisa memberikan anak lagi untuk suaminya. Suaminya, Evan sedang menjalin hubungan asmara lagi dengan mantan kekasihnya.
Beberapa bulan kemudian Miselia mendapati dirinya hamil. Tiba-tiba Evan kembali datang dan mendeklarasikan jika Miselia adalah miliknya. Tetapi, Miselia yang kini menjadi ahli waris menolak kedatangan Evan, sang mantan suami.
Akankah CEO yang penuh teka-teki itu memenangkan cintanya kembali atau kebencian akan menang pada akhirnya?
Kecintaan Satu Malam

Kecintaan Satu Malam

632 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Sebelum menikah.
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Mami, Papi Memintamu Kembali

Mami, Papi Memintamu Kembali

1.9k Dilihat · Selesai · I S M I
Binar Mentari menikah dengan Barra Atmadja,pria yang sangat berkuasa, namun hidupnya tidak bahagia karena suaminya selalu memandang rendah dirinya. Tiga tahun bersama membuat Binar meninggalkan suaminya dan bercerai darinya karena keberadaannya tak pernah dianggap dan dihina dihadapan semua orang. Binar memilih diam dan pergi.
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Ketika Aku Mencintaimu

Ketika Aku Mencintaimu

961 Dilihat · Selesai · Yulinda Li
Cinta. Bolehkah seorang Shakila memperjuangkannya? Bertahan atas nama CINTA.
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.

Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?

Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.

Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Bapak Ryan

Bapak Ryan

131.8k Dilihat · Selesai · Mary D. Sant
"Apa yang tidak bisa kamu kendalikan malam ini?" Aku memberikan senyum terbaikku, bersandar di dinding.
Dia mendekat dengan ekspresi gelap dan lapar,
begitu dekat,
tangannya meraih wajahku, dan dia menekan tubuhnya ke tubuhku.
Mulutnya mengambil milikku dengan rakus, sedikit kasar.
Lidahnya membuatku terengah-engah.
"Kalau kamu tidak ikut denganku, aku akan meniduri kamu di sini." Dia berbisik.


Katherine menjaga keperawanannya selama bertahun-tahun bahkan setelah dia berusia 18 tahun. Tapi suatu hari, dia bertemu dengan seorang pria yang sangat seksual, Nathan Ryan, di klub. Dia memiliki mata biru paling menggoda yang pernah dia lihat, dagu yang tegas, rambut pirang keemasan, bibir penuh, sempurna, dan senyum yang luar biasa, dengan gigi yang sempurna dan lesung pipit yang sialan itu. Sangat seksi.

Dia dan dia memiliki malam yang indah dan panas...
Katherine berpikir dia mungkin tidak akan bertemu pria itu lagi.
Tapi takdir punya rencana lain.

Katherine akan mengambil pekerjaan sebagai asisten seorang miliarder yang memiliki salah satu perusahaan terbesar di negara ini dan dikenal sebagai pria yang menaklukkan, otoritatif, dan sangat menggoda. Dia adalah Nathan Ryan!

Apakah Kate bisa menahan pesona pria yang menarik, kuat, dan menggoda ini?
Baca untuk mengetahui hubungan yang terombang-ambing antara kemarahan dan hasrat yang tak terkendali.

Peringatan: R18+, Hanya untuk pembaca dewasa.
Ayah Presiden, ayo segera

Ayah Presiden, ayo segera

851 Dilihat · Selesai · PageProfit Studio
Dia dikhianati oleh saudara tirinya dan secara tidak sengaja kehilangan dirinya dari seorang pria asing.
Dengan tubuh yang patah, tetapi dalam sedih mereka tidak berdaya ketika kecelakaan mobil ...
Empat tahun kemudian, dia memiliki putra yang cantik dan suami nominal.
Karena anaknya mengalami masalah, dia tidak sengaja bertemu dengan pria pengganggu bernama Li Shengtian, dan sejak saat itu, dia terjerat dengan itu.
Pria itu tidak hanya menciumnya pada kesempatan pertama, tetapi dia bahkan mengambil hati putranya se seakan-sesering itu.
Hidupnya benar-benar dalam kesulitan karena penampilannya.
Ketika orang-orang munafik suaminya mendirikan runtuh, kekejaman saudara perempuan terekspos, orang tua dan penggemar kehidupan sedikit tidak terwujud, ingatannya, juga mulai berangsur pulih.
Bekas luka dilucuti lapisan demi lapisan, dia menemukan bahwa dia telah terbiasa dengan keberadaan pria itu, bahkan jika semua orang meninggalkannya, hanya dia, masih ada untuk tidak meninggalkan ...
Sudah waktunya untuk menemukan suami untuk diri sendiri dan menemukan ayah kandungnya untuk anak anda!
Ayah Sahabat Terbaikku

Ayah Sahabat Terbaikku

40.1k Dilihat · Sedang Diperbarui · P.L Waites
Elona, yang berusia delapan belas tahun, sedang berada di ambang babak baru dalam hidupnya—tahun terakhirnya di SMA. Dia memiliki impian untuk menjadi model. Namun, di balik penampilan percaya dirinya, ada rahasia yang ia simpan—perasaan suka pada seseorang yang tak terduga—Pak Crane, ayah dari sahabatnya.

Tiga tahun lalu, setelah kehilangan istrinya secara tragis, Pak Crane, seorang pria yang sangat tampan, kini menjadi seorang miliarder pekerja keras, simbol kesuksesan dan rasa sakit yang tak terucapkan. Dunianya bersinggungan dengan Elona melalui sahabatnya, jalan yang mereka tinggali, dan persahabatannya dengan ayah Elona.

Suatu hari yang menentukan, sebuah kesalahan kecil mengubah segalanya. Elona secara tidak sengaja mengirimkan serangkaian foto yang agak terbuka kepada Pak Crane, yang seharusnya dikirimkan kepada sahabatnya. Saat dia duduk di meja rapat, Pak Crane menerima gambar-gambar tak terduga tersebut. Pandangannya tertahan di layar, dia harus membuat pilihan.

Apakah dia akan menghadapi pesan yang tidak disengaja itu, mempertaruhkan persahabatan yang rapuh dan mungkin membangkitkan emosi yang tak terduga?

Ataukah dia akan bergulat dengan keinginannya sendiri dalam diam, mencari cara untuk menavigasi wilayah yang belum terpetakan ini tanpa mengganggu kehidupan di sekitarnya?
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.

8.4k Dilihat · Sedang Diperbarui · Aji Pratama
Setelah kematiannya yang tragis, didorong oleh keputusasaan dan pengkhianatan, miliader yang dulu memburu balas dendam kini hanya bisa bersujud memohon ampun.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Perangkap Ace

Perangkap Ace

31.3k Dilihat · Selesai · Eva Zahan
Tujuh tahun yang lalu, Emerald Hutton meninggalkan keluarga dan teman-temannya untuk bersekolah di New York City, sambil memeluk hatinya yang hancur, demi melarikan diri dari satu orang saja. Sahabat kakaknya, yang telah ia cintai sejak hari dia menyelamatkannya dari para pengganggu saat berusia tujuh tahun. Hancur oleh anak laki-laki impiannya dan dikhianati oleh orang-orang yang dicintainya, Emerald belajar untuk mengubur kepingan hatinya di sudut terdalam ingatannya.

Hingga tujuh tahun kemudian, dia harus kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan kuliahnya. Tempat di mana sekarang tinggal seorang miliarder berhati dingin, yang dulu hatinya yang mati pernah berdetak untuknya.

Terluka oleh masa lalunya, Achilles Valencian telah berubah menjadi pria yang ditakuti semua orang. Kehidupan yang membakar telah memenuhi hatinya dengan kegelapan tanpa dasar. Dan satu-satunya cahaya yang membuatnya tetap waras adalah Rosebud-nya. Seorang gadis dengan bintik-bintik dan mata pirus yang dia kagumi sepanjang hidupnya. Adik sahabatnya.

Setelah bertahun-tahun berjarak, ketika saatnya akhirnya tiba untuk menangkap cahayanya ke dalam wilayahnya, Achilles Valencian akan memainkan permainannya. Permainan untuk mengklaim apa yang menjadi miliknya.

Apakah Emerald akan mampu membedakan api cinta dan hasrat, serta pesona gelombang yang pernah membanjirinya untuk menjaga hatinya tetap aman? Atau dia akan membiarkan iblis itu memikatnya ke dalam perangkapnya? Karena tidak ada yang pernah bisa lolos dari permainannya. Dia mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan permainan ini disebut...

Perangkap Ace.
Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

Sang Putri Hamil Kabur Usai Diceraikan

9.7k Dilihat · Sedang Diperbarui · Budi Santoso
Selama Tiga Tahun Menikah, Suaminya Selalu Menghilang Setiap Malam.

Ia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta dan gairah selama tiga tahun, dengan keras kepala percaya bahwa suatu hari suaminya akan melihat nilainya. Namun, yang tidak pernah dia duga adalah malah menerima surat cerai darinya.

Akhirnya, dia mengambil keputusan: dia tidak menginginkan lelaki yang tidak mencintainya. Maka, di tengah malam yang pekat, dia pergi membawa serta janin dalam kandungannya.

Lima tahun kemudian, dia telah bertransformasi total. Ia kini adalah ahli bedah ortopedi terkemuka, seorang hacker tingkat atas, arsitek peraih medali emas di industri konstruksi, dan bahkan terungkap sebagai pewaris konglomerat triliunan rupiah. Semua identitas rahasianya berhasil terbongkar satu persatu.

Sampai suatu hari, seseorang membongkar fakta mengejutkan bahwa di sampingnya ada dua bocah berusia empat tahun yang wajahnya mirip sekali dengan bayi kembar naga-phoenix milik seorang CEO ternama.

Melihat sertifikat perceraian mereka, sang mantan suami tak bisa lagi duduk tenang. Dengan gegas dia memojokkan mantan istrinya, mendesaknya ke dinding, dan dengan suara bergetar penuh emosi dia bertanya, "Mantan istriku yang cantik, bukankah ini saatnya kau memberiku penjelasan?"