
Pendahuluan
Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.
Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.
Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.
Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.
Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.
Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.
Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.
Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?
Akankah hubungan mereka berjalan baik?
Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Bab 1
Seorang perempuan menatap lurus. Tak ingin menembus jauh kedalam, cukup satu persatu dari yang terlihat. Well, yang tak terlihat, sudah tak perlu berusaha keras.
Tak mau menyusahkan diri, simpel.
Dunia ada untuk dinikmati, andai punya kesempatan untuk itu. Kalau tidak, ya sudah, tak perlu susah-susah. Berharap yang tidak-tidak. Bersyukurlah sedikit, baby.
Tak akan pernah bagi kita terlihat besar, kita akan terlihat kecil setiap saat. Sifat syukur tak dimiliki oleh orang lain. Tapi ya mau bagaimana?
Memang begitulah, kalau hidup sebegitu sulit, akan terus begitu. Sulit melihat dengan benar.
Pada saat itu, kita 'buta.'
"Mau tes kemampuan ranjangku, Tuan?"
Sang lawan bicara menyeringai bak iblis berwujud malaikat. Makhluk mitologi kuno yang terusir dari surga akibat membuat dosa.
Dosa yang sialnya malah membuat kuat, bukan menjatuhkan bagi semua hal. Banyak dunia buruk untuk itu.
"Em..., baby girl, apa kamu masih perawan?"
Jangan tanyakan eksperi si perempuan, ah ya wanita. Terserahlah, suka-suka hati mau memanggil orang itu apa. Bereksperimenlah luas-luas.
Yang jelas sang perempuan masih 'rapat.'
"You test me?"
"Wow, apakah itu ajakan?"
Seringaian kembali terlihat, ketulusan bukan lagi hal yang untuk sekarang. Ayo lihat dan kamu akan 'terpana.'
Kalau tak bisa, ya jatuh lebih dalam. Banyak darah dan nyawa melayang.
Kalau mampu, sang perempuan ingin menerkam langsung. Seperti orang kurang profesional yang langsung terlihat. Bisa, kok. Pada kenyataannya perempuan itu memang tak punya kemampuan apapun.
Tinggal berkesempatan atau tidak. Saat ada celah, sang perempuan akan langsung 'bermain.'
"Forget it. Sweetie, apa tujuanmu?"
Ketimbang langsung terobos, sang laki-laki lebih tertarik mengetahui niat sang perempuan. Itu lebih baik.
"Ayolah, kamu bertanya tadi, tidakkah mau memastikannya? Kemari, jatuhlah ke kubangan lumpur," ujar si perempuan yang lebih dikenal Deby tersebut.
Orang itu adalah seorang karyawan di sebuah restoran pizza, bukan wanita murahan yang sedang merayu orang 'high' memakai tubuh.
Bukan juga uang yang perempuan itu cari, yah meskipun bukan berasal dari orang kalangan atas. Hidup sederhana cukup. Tak perlu yang lain.
Namun..., dendam masa lalu membuat seorang Deby berubah menjadi orang bermuka dua. Ia bisa melakukan apapun. Ah no, hanya beberapa. Salah satunya mendekati orang yang sok tinggi yang ada dihadapannya.
Sepupu orang yang membuat sang perempuan memiliki dendam kusumat.
"Santai baby, aku bukan orang dungu haus tubuh perempuan. Coba jelaskan dulu hajatmu. Uang, kemewahan atau dendam," kata orang itu sambil menyeringai lagi.
Hal itu sudah biasa dalam hidupnya.
"Tuan..., aku juga bukan orang bodoh."
Sengaja suara perempuan itu ia buat semanja mungkin. Yang ia sendiri bahkan jijik dengan jenis suara darinya.
Apa itu masih Deby...?
Atau, perempuan murahan?
Hah..., betapa kejamnya hidup.
Menggoda bukanlah skilnya, ia hanya seorang karyawan pizza.
Tak mau uang kok, hidup Deby tak terlilit hutang.
No rentenir atau si penagih utang sok berkuasa. Tidak sama sekali. Bukan.
Himpitan hidup pun juga tak ada, Deby punya hidup normal. Meski orang tua yang sudah meninggal, orang itu tak membuat sang anak nelangsa.
Terhimpit hutang yang kemudian terjerumus pilihan terakhir menjaul diri sendiri. Tak ada kata 'terpaksa' disini, itu mainstream. Lalu Deby, suka yang ekstrem.
Perempuan itu masih perawan!
Jadi jangan bayangkan seorang perempuan bar ya.
Save me.
"Marry me, Mr. Alzero."
"What!"
Pelukan tersebut pun seketika terlepas. Menikah, yang benar saja!?
Mereka belum melakukan apapun lalu langsung minta nikah?
Katakan bersama lelucon dari pelawak dunia terkenal. Jangan mengada-ada!
"Why Mr. Alzero, Anda tidak mau?"
Zen menyeringai, perempuan 'polos' yang ia temui di club ini sangat menarik diawal. Lalu kenapa sekarang berubah jadi savege girl?
Padahal ia lebih cocok jadi baby girl daripada devil person.
Pakaian yang serba tertutup, minum kokail bukannya vodka dan whisky. Maybe, martini...?
Eh tahu-tahu malah cover.
Zen pikir, perempuan yang sedang berada di di pangkuannya ini adalah orang baik-baik yang tersesat. Salah masuk tempat, disini bukanlah hidupnya.
Lantas saat ditelurusi lebih jauh, ternyata orang ini bahkan punya sesuatu yang lebih 'wow' dari pikiran Zen. Zenit Alzero lebih tepatnya.
Tadi sudah cukup dibuat kaget oleh si perempuan polos yang ternyata mengetahui namanya. Lalu sekarang, lebih menarik.
Si 'polos' bahkan berani menggoda dirinya. Sedari tadi Zen gemas ingin mencium bibir yang tak berhenti bjcara sok imut tersebut.
Bukankah membungkam lebih baik daripada menunda-nunda?
Itu akan lebih menyenangkan!
"Luv, coba katakan dulu apa tujuanmu, aku tak akan mencelakaimu kok, manis."
Panggilan random sudah biasa bagi seorang Zenit Alzero. Mau luv, sweetie, sayang, baby, cinta, cantik bahkan bitch pun mengalir seperti air. Tak harus berlebihan menanggapinya. No problem, selama Zen nyaman-nyaman saja, ya sudah. Ia pun juga bukan tipe orang yang peduli.
Jangan terlalu berharap banyak dari manusia batu seperti Zenit Alzero.
Meski begitu ia pun juga bukan seorang yang pemaksa. No otoriter, hanya suka seenaknya.
Beda lho, tolong renungkan sendiri.
"Kepalamu yang manis. Kalau bukan karena dendam, aku tak akan pernah bersikap begini. Gila," gumam si perempuan membuang pandangan sebentar, lalu setelahnya melihat sang 'target.'
Saat kita hanya mampu mengumpat dalam hati, berarti kita adalah seorang pengundang dalam keadaan. Tapi ya mau bagaimana lagi, dunia tak sesederhana kelihatannya.
Banyak hal menjijikan yang membuat sedih. Trust it.
Senyuman bertengger manis di wajah Deby, oh bukan, lebih cocok disebut menyeringai. Bibir tipis nan seksi itu lebih lumrah tersenyum tulus ketimbang senyum menjijikan.
Tahukah bagaimana rasanya harus menjadi orang yang sama sekali tidak dikenal?
Bukan sakit lagi. Hanya saja mau tak mau kita harus melakukannya, demi tujuan tertentu.
Ingin menghujat, tak masalah. Lakukan, itulah hak pribadi seseorang.
Hanya demi hal yang tak bukan perioritas, selama beberapa waktu belakangan. Lalu seiring berjalannya arus pikiran menjadi momok. Ibarat kesulitan hidup. Krisis ekonomi, moneter dan himpitan.
Banyak orang yang mengalami hal tersebut.
Lipatan itu sudah seperti dinding gila yang membuat muak. Well, itu adalah bagian diri yang lain, so, jangan terlalu dipikirkan.
"Damn, perhatian tanganmu, bitch."
Zen melenguh saat tangan perempuan 'bermuka dua' itu meremas kuat asetnya. Membuat benda itu seketika menegang. Sayang sekali, perempuan itu bahkan tak peduli, malahan ia suka.
Lemah.
Cukup menarik.
Sebuah pengalihan perhatian.
"Ups, so Daddy, will you marry me?"
Deby bertanya dengan tangan yang masih bergerak aktif. Itu bukanlah hal yang sulit baginya. Sebelum memutuskan jadi orang 'profesional,' ia sudah mandi 'tujuh kembang.' Istilah kasarnya begitulah.
Padahal tidak, hanya melalui proses berpikir panjang.
Melibatkan diri sendiri memang harus begitu. Orang lain yang tak pernah dikenal sebelumnya.
Kali ini giliran Zen yang menyeringai, bukan hanya perempuan yang baru ia temui ini yang bisa, ia bahkan jauh lebih pro.
Tangan Deby mengepal kuat saat targetnya menyentuh kuat dadanya. Sial, jangan kalah sekarang, dalam menjalani rencana ini memang tak bisa setengah-setengah.
Perkataannya yang bilang untuk 'mencoba' tadi sudah mewakili. Deby jelas tak bisa mengalak.
Targetnya bukan sembarang orang.
"Aku pakai 'kartumu' yang tadi sayang. Ayo kita cek, apakah kamu masih virgin atau terbuka. Kalau tidak, I'm so sorry, baby. Kamu harus berakhir menyedihkan."
"Aku benci Arnold Arnais, kalau kamu?"
Zen tersentak, kali ini bukan lagi oleh pergerakan sang perempuan, akan tetapi kalimat orang itu.
Siapa yang tak mengenal Arnold, seorang tak berperasaan, mafia dengan banyak wanita simpanan. Yang sialnya selalu berganti-ganti. Orang itu hanya penuh hasrat, nafsu dan rasa ingin memangsa. Seekor singa yang memakan banyak kelinci.
Doggy penurut yang siap sedia setiap saat.
"Kamu ada masalah dengannya?" tanya Zen.
Wajah yang tadi berhasrat kini berganti tegang. Jantung bekerja lebih cepat. Dari club yang cahayanya remang-remang pun terlihat perubahan raut wajah orang tersebut.
Tolong catat, Zenit Alzero adalah orang yang cukup baik, untuk standar presdir brengsek. Setiap kali pergi ke club hanya untuk minum-minum, bukan bermain perempuan.
Selera Zen mengenai perempuan hanya yang masih tersegel, bukan wanita murahan yang menjual diri.
Zen tidak suka barang bekas, sama seperti sang sepupu, Arnold Arnais.
Keduanya adalah defenisi devil.
Perbedaanya adalah, Zen adalah malaikat yang terusir dari langit akibat berbuat kesalahan, bukan devil sungguhan.
Sementara itu, Arnold Devil tingkat keras.
Deby terdiam. Sekarang ia baru sadar, misi tersebut lebih sulit dari menggantung diri ataupun terjun ke jurang.
A question bad.
Mau jawab apa?
Deby menelan ludah susah payah. Salahkan mulut atau memang sudah harusnya begitu?
Bab Terakhir
#140 Bab 140
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#139 Bab 139
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#138 Bab 138
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#137 Bab 137
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#136 Bab 136
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#135 Bab 135
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#134 Bab 134
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#133 Bab 133
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#132 Bab 132
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025#131 Bab 131
Terakhir Diperbarui: 10/31/2025
Anda Mungkin Suka 😍
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Bermain Dengan Api
“Kita akan ngobrol sebentar lagi, oke?” Aku tidak bisa bicara, hanya bisa menatapnya dengan mata terbelalak sementara jantungku berdegup kencang. Aku hanya bisa berharap bukan aku yang dia incar.
Althaia bertemu dengan bos mafia berbahaya, Damiano, yang tertarik pada mata hijaunya yang besar dan polos, dan tidak bisa mengeluarkannya dari pikirannya. Althaia telah disembunyikan dari iblis berbahaya itu. Namun takdir membawanya kembali padanya. Kali ini, dia tidak akan pernah membiarkannya pergi lagi.
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Pengantin Mafia-Nya
"Lepasin aku!" aku menggeram.
"Kalau aku mau sekarang juga," dia mendekat, bibirnya menyentuh lembut daun telingaku.
"Aku bisa memaksamu dan melihatmu berteriak dengan nada indahmu di bawahku," bisiknya dengan suara serak.
Aku terkejut dan mencoba melepaskan tangannya dari pinggangku.
"Kamu kan istriku, bukan?" dia menggoda, giginya menggigit lembut kulitku.
Aku merasakan panas aneh yang mulai membara di dalam diriku dan aku berusaha mengendalikannya.
"Dante, lepaskan aku!" aku mendesis.
Perlahan, kepalanya naik dari leherku dan menatapku.
Dia menggerakkan jarinya di sepanjang bibirku dan senyum iblis muncul di wajahnya.
Cinta. Kejahatan. Gairah. Tokoh wanita yang kuat.
Alina Fedorov, putri yang berani dan penuh semangat dari Don mafia Rusia, dipaksa menikah melawan kehendaknya oleh ayahnya. Dan pengantinnya tak lain adalah Dante Morelli yang ditakuti, capo dei capi dari mafia Italia-Amerika yang paling kuat dan berbahaya.
Dia memiliki markas yang tersebar di seluruh Eropa dan Amerika dengan banyak capo dan underboss yang siap melayani perintahnya. Mengelola dunia bawahnya tanpa hati, dia cepat menyingkirkan siapa pun yang melawan perintahnya dan bertahun-tahun pelatihannya membuatnya siap untuk kehidupan kejahatan yang berbahaya.
Namun, semua itu tidak akan berarti ketika dia bertemu dengan Alina Fedorov yang impulsif dan mandiri.
Bisakah cinta tumbuh di antara mereka terutama ketika Dante menginginkan balas dendam pada Alina atas dosa-dosa ayahnya? Ataukah Alina mampu meruntuhkan tembok dinginnya dan membuatnya bertekuk lutut untuknya?
Rayuan untuk Kakak Tiriku si Mafia
Ketika aku kembali ke Bali dan melanjutkan karierku sebagai dokter, aku dipaksa untuk menghadiri pernikahan ibu angkatku — dan di sanalah dia berada. Kakak tiriku ternyata adalah partner satu malamku!
Jantungku hampir berhenti berdetak.
Keluarga ayah tiriku adalah dinasti yang sangat kaya dan berkuasa di Bali, terlibat dalam jaringan bisnis yang kompleks dan diselubungi misteri, termasuk nuansa gelap serta kekerasan.
Aku ingin menjauh dari siapa pun dari keluarga mafia tradisional Indonesia ini.
Tapi kakak tiriku tidak mau melepaskanku!
Dan sekarang, dia kembali ke Bali, mengelola bisnis keluarganya dengan efisiensi yang kejam. Dia adalah perpaduan berbahaya dari kalkulasi dingin dan daya tarik yang tak terbantahkan, menarikku ke dalam jalinan takdir yang tidak bisa kuhindari.
Secara naluri aku ingin menjauhi bahaya, menjauh darinya, tetapi takdir terus mendorongku kepadanya lagi dan lagi, dan aku kecanduan padanya di luar kendaliku. Seperti apa masa depan kami?
Bacalah bukunya.
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Pengantin Palsu: Pembantu Manis Menjadi Nyonya Howard
Pembaca yang terhormat, karena beberapa masalah kesehatan, saya perlu memperlambat jadwal pembaruan untuk cerita kesayangan kita untuk sementara waktu. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda yang terus berlanjut!
Istri Misterius
Setelah mereka bercerai, Evelyn muncul di hadapan Dermot sebagai Dr. Kyte.
Dermot sangat mengagumi Dr. Kyte dan jatuh cinta padanya. Dermot bahkan mulai mengejar Dr. Kyte dengan penuh semangat!
Evelyn bertanya kepada Dermot, "Kamu tahu siapa aku?"
Dengan percaya diri, Dermot menjawab, "Tentu saja. Kamu adalah Dr. Kyte, seorang dokter yang sangat terampil. Selain itu, kamu juga seorang hacker kelas atas dan pendiri merek fashion mewah!"
Evelyn mendekatkan diri ke telinga Dermot dan berbisik lembut, "Sebenarnya, aku juga mantan istrimu!"
(Saya sangat merekomendasikan sebuah buku yang sangat menarik hingga saya tidak bisa berhenti membacanya selama tiga hari tiga malam. Buku ini sangat mengasyikkan dan wajib dibaca. Judul bukunya adalah "Cerai Mudah, Rujuk Sulit". Kamu bisa menemukannya dengan mencarinya di kolom pencarian.)
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Kesayangan CEO
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!












