
Ayah Miliarder, Jangan Ganggu Ibuku!
Iwan Setiawan · Sedang Diperbarui · 125.6k Kata
Pendahuluan
Yang lebih parah, adik tiriku yang tak tahu malu itu memberiku obat hingga keperawananku yang kujaga selama ini hilang di tangan pria asing, dan aku bahkan hamil anaknya!
Kini si pengkhianat itu malah mau menceraikanku untuk menikahi adik tiriku yang hina! Gantung dulu!
Empat tahun kemudian, aku kembali ke tanah air dengan bayi kembar tiga yang lahir di luar negeri, lengkap dengan keahlian medis tiada tara dan dendam membara untuk membalas pengkhianatan mereka. Mantan suamiku si bajingan minta kesempatan kedua? Enyahlah!
Tapi ada apa dengan miliarder yang tak sengaja kuselamatkan ini? Wajahnya mirip sekali dengan anak-anakku, tapi dia juga malah ngotong ingin jadi ayah mereka!
Si Miliarder: "Mereka adalah anak kandungku. Mau panggil siapa lagi sebagai ayah?"
Bab 1
Di dalam kamar yang remang-remang, desahan-desahan mesra terdengar saling bersahutan. Dua sosok di atas ranjang saling membelit satu sama lain.
Seorang pria berjas hitam yang dijahit pas di badan memeluk erat wanita di dekapannya. Wanita itu tampak setengah sadar dengan wajah memerah padam.
"Hah ...."
Citra Johari merasa seluruh tubuhnya begitu panas. Napasnya yang membara beradu dengan aroma dingin sang pria. Dia ingin melawan, tetapi semua usahanya sia-sia.
Kedua tangannya ditahan tinggi di atas kepala. Citra Johari berusaha keras membuka matanya, tetapi yang terlihat hanyalah rambut hitam pria itu. Meskipun kesadarannya kabur, ada satu hal yang ia rasakan begitu menusuk hingga ke tulang.
Sakit!
Apakah ini mimpi?
Namun, rasanya begitu nyata.
Citra Johari ingin mendorong pria itu, tetapi tangannya dicengkeram erat oleh sebuah tangan yang kokoh. Saat bibir pria yang dingin dan basah itu menyentuh dadanya, dia tak bisa menahan diri untuk tidak gemetar.
Benar juga, ini adalah malam pernikahannya dengan Surya Santoso. Mereka sudah saling mencintai selama bertahun-tahun, tetapi selalu menahan diri untuk tidak melakukan langkah terakhir. Citra selalu berkata ingin menyimpannya untuk malam pengantin mereka.
Tidak disangka, Surya Santoso yang biasanya terlihat lemah ternyata punya stamina sekuat ini.
Merasakan bagian bawah tubuh mereka yang saling bertaut kini basah, wajah Citra Johari memerah sempurna.
Suara yang keluar dari bibirnya seakan hancur berkeping-keping. Citra Johari tidak tahan lagi. Dia mencoba melarikan diri, tetapi lagi-lagi ditarik kembali oleh tangan kekar pria itu.
"Jangan ... mmmph!"
Teriakan Citra Johari yang tidak sempat keluar teredam di antara bantal. Punggungnya menempel erat pada dada bidang pria itu. Sesuatu yang keras dan kokoh menekan bagian belakangnya dan tepat saat benda itu hendak masuk, kepalanya tiba-tiba dipukul dengan keras.
"Dasar tidak tahu malu!"
"Citra Johari! Kamu punya rasa malu nggak, sih?!"
Cacian yang bertubi-tubi menarik Citra Johari dari mimpi basahnya. Dia mengucek matanya kuat-kuat, barulah dia bisa melihat dengan jelas sosok Surya Santoso yang berdiri di hadapannya dengan wajah murka.
Saat ini, selimut sutra hanya menutupi perut Citra Johari. Kedua kakinya yang jenjang dan putih terlihat sangat seksi, sementara gaun tidur hitamnya nyaris tersingkap hingga ke dada.
Citra Johari bisa merasakan bagian bawahnya yang lengket dan dia sadar baru saja mengalami mimpi basah lagi.
Aneh memang, akhir-akhir ini ia selalu memimpikan malam pengantin itu. Sensasi dan jejak yang ditinggalkan malam itu begitu membekas dalam ingatannya.
Namun, wajah pria dalam mimpinya selalu tidak pernah terlihat jelas.
Citra Johari tetap merasa kecewa. Bagaimanapun, itu seharusnya menjadi malam yang indah antara dirinya dan Surya Santoso.
Setelah malam itu, Surya Santoso seolah berubah menjadi orang lain. Dia selalu pulang larut malam dan tidak pernah menyentuhnya lagi.
Surya Santoso melemparkan laporan di tangannya tepat ke wajah Citra Johari.
"Siang bolong begini kamu sudah mesum! Perempuan murahan, jelaskan padaku apa-apaan ini?!"
Sinar matahari menembus jendela kaca besar, jatuh di wajah Citra Johari yang perlahan memerah.
Akhir-akhir ini dia jadi mudah mengantuk. Niatnya hanya ingin beristirahat sejenak, tetapi malah ketiduran.
Citra Johari tersenyum pahit. Mungkin pengalaman malam itu terlalu intens, sampai-sampai membuatnya bermimpi basah.
Melihat lembaran-lembaran laporan yang berserakan di atas ranjang, mata Citra Johari berbinar. Dia mengambil salah satu lembar dan menyodorkannya. "Surya, aku hamil. Lihat, di laporan ini ...."
"Pergi!"
Surya Santoso menepis tangannya. "Citra Johari! Aku tidak pernah menyentuhmu! Anak haram di perutmu itu bukan anakku! Lihat saja betapa kamu menjaga keperawananmu itu, katanya untukku. Siapa tahu di belakangku sudah berapa banyak pria liar yang kamu tiduri!"
Citra Johari tertegun. Menatap wajah Surya Santoso yang penuh amarah, wajahnya berubah pucat pasi. "Bagaimana mungkin? Surya, di malam pengantin kita, kita kan sudah melakukannya."
"Surya, jangan bercanda seperti ini denganku. Ini sama sekali tidak lucu."
Citra Johari mencoba meraih lengan Surya Santoso, tetapi ditepisnya.
Gaun tidur hitam bertali tipis itu membuat kulit Citra Johari tampak semakin putih. Salah satu talinya melorot ke lengannya dan seketika Surya Santoso bisa melihat dadanya yang montok dan indah.
Terlepas dari penampilan Citra Johari, harus diakui, tubuhnya memang luar biasa.
Tenggorokan Surya Santoso terasa sedikit panas, tetapi suaranya tetap sedingin es. "Citra Johari, malam itu aku bersama Sari."
Citra Johari seolah disambar petir. "Apa katamu?! Adikku, Sari? Maksudmu, di malam pengantin kita, kamu bersama adikku?!"
Surya Santoso tega meninggalkannya di malam pengantin mereka demi bersama adik tirinya, Sari Johari!
Kalau begitu, siapa pria yang tidur dengannya malam itu?!
Surya Santoso kembali melemparkan sebuah map ke atas meja. "Kamu hamil anak pria liar entah siapa dan mau aku yang menanggungnya? Tidak mungkin! Citra Johari, kita cerai! Surat-suratnya sudah siap, dan kamu tidak akan bisa membawa sepeser pun barang dari sini!"
"Surya Santoso, kamu yang selingkuh dengan Sari Johari, tapi malah menuduhku yang bukan-bukan! Minta aku cerai supaya kamu bisa bersama dia? Mimpi!" Citra Johari murka. Dia melompat dan mencoba menarik Surya Santoso, tetapi didorongnya dengan kasar.
Baru saja Citra Johari akan memaki lagi, pintu kamar tidur didobrak terbuka dengan suara keras. Sari Johari berteriak, "Citra Johari, sadar dirilah! Cepat ceraikan Kak Surya! Dia tidak mencintaimu, percuma kamu terus menempel padanya!"
Rupanya Sari Johari yang sejak tadi menguping di luar pintu sudah tidak sabar lagi begitu mendengar Citra Johari menolak bercerai. Dia langsung mendobrak pintu dan memaki kakaknya.
"Kamu tidak lihat cermin? Dengan tampang jelekmu itu, apa kamu pantas untuk Kak Surya?!"
Surya Santoso merangkul pinggang Sari Johari dan berkata dengan angkuh, "Citra Johari, kamu lihat sendiri kan? Hanya wanita seperti Sari yang pantas untukku."
Sari Johari bersandar manja di dada Surya Santoso. "Kak Surya ...."
Surya Santoso menarik Sari Johari sambil berjalan keluar kamar. "Citra Johari, aku beri kamu waktu setengah jam untuk berpikir. Kalau tidak, jangan salahkan aku kalau aku mengusirmu dari sini!"
Bahkan setelah suara mereka berdua menjauh, Citra Johari masih merasa seperti berada di dalam mimpi.
Perubahan ini terjadi begitu cepat, membuatnya tidak bisa berpikir jernih.
Citra Johari dan Surya Santoso sudah saling mencintai sejak kuliah hingga akhirnya menikah. Tiga bulan yang lalu, Surya Santoso diakui oleh sebuah keluarga kaya rayaternama di Jakarta. Meskipun orang tua Surya Santoso hanyalah cabang sampingan dari keluarga Santoso, hal itu tidak menghalangi Surya Santoso untuk berubah dari seorang rakyat jelata miskin menjadi seorang Tuan Muda dari keluarga papan atas.
Kenapa dulu saat mengejarnya, Surya Santoso tidak pernah bilang kalau dia tidak pantas untuknya?
Kalau bicara soal status sekarang, dia memang tidak sepandai adik tirinya dalam berdandan dan berbicara manis. Ibunya juga seorang narapidana dan dia tidak disukai di rumah.
Namun, meskipun dia dianggap tidak pantas lagi. Bukan berarti Surya bisa menghinanya dengan berselingkuh dengan adik tirinya sendiri!
"Bajingan! Surya Santoso! Mau aku cerai demi merestui kalian, pasangan selingkuh? Mimpi!" Setelah berpikir beberapa detik, Citra Johari segera berganti pakaian, mengumpulkan semua uang dan kartu miliknya, lalu keluar dari kamar.
Dari kamar sebelah, terdengar desahan liar Sari Johari.
Citra Johari merasa mual hingga ingin muntah darah. Dia membuka pintu kamar itu sedikit, mengambil ponselnya dan memotret mereka berkali-kali, lalu dengan cepat menyelinap keluar melalui pintu belakang.
Setelah Surya Santoso dan Sari Johari selesai, barulah mereka sadar bahwa di vila yang besar itu, bayangan Citra Johari sudah tidak ada lagi.
Australia, di sebuah rumah sakit.
Berkat program pertukaran pelajar yang diajukan melalui dosen pembimbingnya, Citra Johari memutuskan untuk melanjutkan studi ke Australia demi menghindari Surya Santoso.
Awalnya, jadwal kuliah sangat padat. Baru sekarang dia punya waktu luang untuk datang ke rumah sakit. Citra Johari berencana untuk melakukan aborsi.
Dokter melihat hasil laporannya dan berkata dengan nada serius, "Ibu Johari, dinding rahim Anda terlalu tipis dan ada kemungkinan kelainan. Jika janin ini diaborsi, ada kemungkinan Anda tidak akan bisa hamil lagi di masa depan. Tentu saja, ini hanya sebuah kemungkinan."
Sebagai seorang mahasiswi kedokteran, Citra Johari tentu mengerti. Sambil mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit, dia merasa bimbang.
Haruskah dia mempertahankan anak ini, anak yang bahkan dia tidak tahu siapa ayah-nya?
Bab Terakhir
#101 Bab [101] Diusir
Terakhir Diperbarui: 12/12/2025#100 Bab [100] Babi Mati Tidak Takut Air Mendidih
Terakhir Diperbarui: 4/23/2026#99 Bab [99] Meminta Bantuan Darinya
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#98 Bab [98] Bahkan Iri pada Anak-anak
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#97 Bab [97] Aku Memberimu Hak Ini
Terakhir Diperbarui: 4/24/2026#96 Bab [96] Pasar Seperti Medan Perang
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#95 Bab [95] Mengasuh Anak Lebih Melelahkan daripada Bekerja
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#94 Bab [94] Jatuh dari Langit
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#93 Bab [93] Rencana Gagal
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026#92 Bab [92] Menjebaknya
Terakhir Diperbarui: 4/22/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Boneka Iblis
"Rileks, ya." Aku mencium bokong kirinya dan memutar jariku di dalamnya, lalu mendorongnya dengan keras.
"Ahh!"
Dia mengeluarkan erangan panas saat aku menyentuh titik sensitifnya, dan aku mendekati payudara kanannya, menandainya dengan gigitan dan hisapan. Aku ingin semua orang tahu besok bahwa dia sekarang punya seorang pria, pria yang akan menjadi satu-satunya pemiliknya. Setiap gerakannya akan kuketahui, hanya aku yang bisa memilikinya. Aku akan membunuh siapa pun yang berani mendekati boneka kecilku yang cantik ini.
Hidup Aurelia berubah drastis ketika dia dituduh salah membawa ganja di dalam ranselnya, dia dikirim ke Penjara Horizon yang terkenal, yang dikenal sebagai neraka di bumi. Di lingkungan di mana hukum dan ketertiban tampak seperti ilusi belaka, Aurelia mendapati dirinya dikelilingi oleh penjahat kejam dan bayangan menyeramkan yang mengintai di setiap sudut penjara.
Putus asa untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari mimpi buruk ini, Aurelia menarik perhatian Iblis yang ditakuti, pemimpin tertinggi penjara itu. Dengan aura kekuasaan dan dominasi mutlaknya, Iblis melihatnya sebagai mangsa yang menggoda, bertekad untuk memilikinya sebagai miliknya. Saat dia berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan di mana kekerasan merajalela, dia mendapati dirinya terlibat dalam permainan kucing dan tikus yang berbahaya dengan Iblis.
Di antara kegelapan penjara dan bayangan koridor, Aurelia berjuang untuk menjaga kemanusiaannya tetap utuh, bahkan saat dia mencoba mengubahnya menjadi boneka patuh. Di dunia di mana garis antara kebaikan dan kejahatan kabur, dia harus menemukan cara untuk menolak godaannya sebelum terlambat.
"Boneka Iblis" adalah kisah tentang keberanian, pengorbanan, dan penebusan di tempat di mana harapan adalah kemewahan langka dan bertahan hidup adalah perjuangan sehari-hari.
Cinta Manis dengan Suamiku Milyarder
Dalam sebuah wawancara, Sari mengaku masih single, menyebabkan sensasi besar.
"Nyonya Limbong bercerai" langsung melesat ke puncak trending search.
Semua orang tahu Ari Limbong adalah taktisi yang kejam.
Persis ketika semua orang mengira dia akan menyikat habis Sari, sebuah akun baru terdaftar memberi komentar di profil pribadi Sari: "Bersimpuh di lantai atau di hadapanku, pilih!"
Kesayangan CEO
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Trilogi Efek Carrero
Pak Limbong, Nyonya telah meninggal. Kami turut berdukacita.
Dia pernah menjadi istrinya selama tiga tahun, namun takkan pernah bisa menyaingi cintanya selama sepuluh tahun terhadap wanita lain.
Putri Raja Judi: Kebangkitan Sang Putri
Bapak Forbes
Ya ampun! Kata-katanya membuatku terangsang sekaligus kesal. Dia masih sama seperti dulu, brengsek yang arogan dan bossy, selalu ingin segalanya sesuai keinginannya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?" tanyaku, merasakan kakiku mulai lemas.
"Maaf kalau aku membuatmu berpikir kamu punya pilihan," katanya sebelum menarik rambutku dan mendorong tubuhku, memaksaku menunduk dan meletakkan tanganku di atas meja kerjanya.
Astaga. Itu membuatku tersenyum, dan membuatku semakin basah. Bryce Forbes jauh lebih kasar daripada yang kubayangkan.
Anneliese Starling bisa menggunakan setiap sinonim untuk kata kekejaman dalam kamus untuk menggambarkan bos brengseknya, dan itu masih belum cukup. Bryce Forbes adalah lambang kekejaman, tapi sayangnya juga lambang hasrat yang tak tertahankan.
Sementara ketegangan antara Anne dan Bryce mencapai tingkat yang tak terkendali, Anneliese harus berjuang untuk menahan godaan dan harus membuat pilihan sulit, antara mengikuti ambisi profesionalnya atau menyerah pada hasrat terdalamnya, karena batas antara kantor dan kamar hampir sepenuhnya hilang.
Bryce tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkannya dari pikirannya. Untuk waktu yang lama, Anneliese Starling hanyalah gadis yang bekerja dengan ayahnya, dan kesayangan keluarganya. Tapi sayangnya bagi Bryce, dia telah menjadi wanita yang tak tergantikan dan provokatif yang bisa membuatnya gila. Bryce tidak tahu berapa lama lagi dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Terlibat dalam permainan berbahaya, di mana bisnis dan kenikmatan terlarang saling terkait, Anne dan Bryce menghadapi garis tipis antara profesional dan pribadi, di mana setiap tatapan yang dipertukarkan, setiap provokasi, adalah undangan untuk menjelajahi wilayah berbahaya dan tak dikenal.
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Cinta dan Nafsu: Skandal di Keluargaku
Ibuku meninggal sejak aku kecil, dan ayahku yang baik hati serta kuat telah mengambil peran untuk merawat anak-anakku di rumah. Segala upaya dan obat-obatan telah kucoba untuk mengembalikan fungsi ereksiku yang normal, namun semuanya sia-sia. Suatu hari, saat berselancar di internet, tanpa sengaja aku menemukan literatur dewasa yang melibatkan hubungan antara ayah mertua dan menantu, yang tanpa kusadari langsung membuatku terpikat dan terangsang.
Berbaring di samping istriku yang sedang tidur dengan tenang, aku mulai membayangkan wajahnya pada karakter menantu dalam cerita itu, yang membuatku terangsang sampai tingkat yang luar biasa. Aku bahkan menemukan bahwa membayangkan istriku bersama ayahku sendiri saat aku memuaskan diri sendiri, terasa lebih memuaskan daripada bercinta dengannya secara langsung. Menyadari bahwa aku tanpa sengaja telah membuka kotak Pandora, aku mengakui bahwa tidak ada jalan kembali dari kegembiraan baru yang tak terkendali ini...
Mami, Papi Memintamu Kembali
Enam tahun kemudian, Binar kembali ke tanah air dengan dua anak kembar yang cerdas dan menggemaskan, sekarang dia telah menjadi dokter yang berbakat dan terkenal dan banyak pria hebat yang jatuh cinta padanya!
Mantan suaminya, Barra, sekarang menyesal dan ingin kembali pada pelukannya. Akankah Binar memaafkan sang mantan?
“Mami, Papi memintamu kembali? Apakah Mami masih mencintainya?”
Ayo! Mas Leng!
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!












