
Suamiku Berencana Membunuhku
Linda Lim · Sedang Diperbarui · 112.1k Kata
Pendahuluan
Namun suatu hari, aku menemukan bahwa pembantu kami diam-diam meracuniku. Yang lebih mengejutkanku lagi... aku mengetahui bahwa suamiku ternyata berselingkuh dengannya.
Bab 1
"Dodo, jangan dimakan!"
Saat mangkuk jamu tumpah ke lantai, Dodo, kucing British Shorthair kesayanganku, tiba-tiba melompat dari ambang jendela dan menjulurkan lidahnya untuk menjilati cairan jamu di lantai.
Aku ingin mencegahnya, tetapi kepalaku terasa berat dan tubuhku limbung, sama sekali tak punya tenaga. Setelah dua kali kuperingatkan dan Dodo tak menggubrisku, aku pun menyerah.
Jamu itu adalah ramuan yang susah payah dicarikan suamiku untuk memulihkan kesehatanku. Meskipun obat manusia dan kucing berbeda, kurasa tak akan jadi masalah jika dia hanya menjilat sedikit.
Dengan susah payah, kuambil kembali mangkuk itu dan meletakkannya di nakas, lalu terengah-engah dan merebahkan diri di atas bantal.
Setelah menjilati semua sisa jamu di lantai hingga bersih, Dodo melompat kembali ke ambang jendela. Dia duduk di sana, berjemur di bawah sinar matahari sambil membersihkan wajahnya dengan cakar mungilnya.
Aku menatap sinar matahari yang menembus kaca jendela dengan penuh kerinduan, membayangkan betapa hangatnya sentuhan itu.
Sejak kesehatanku terus memburuk, bahkan untuk berdiri saja sudah sulit, sudah lama sekali aku tidak merasakan hangatnya mentari.
Memikirkan kondisi tubuhku, hatiku terasa muram.
Setelah melahirkan sepasang anak kembar laki-laki dan perempuan, tubuhku menjadi makin lemah.
Awalnya hanya pusing biasa, lalu menjadi sering mengantuk dan lesu, rambut rontok dalam jumlah banyak, dan semangat hidupku seakan terkuras habis.
Hingga sekarang, aku bahkan nyaris tak punya kekuatan untuk bangkit dari tempat tidur.
Untungnya, aku memiliki suami yang begitu mencintai dan peduli pada keluarga, Adrian Lim. Sejak aku sering pusing pascamelahirkan, dia sangat khawatir dengan kondisiku dan membujukku untuk berhenti bekerja dan beristirahat di rumah.
Demi merawatku, dia bahkan rela meninggalkan karier yang dicintainya sebagai penulis skenario dan beralih mengurus perusahaan warisan orang tuaku.
Semua orang yang mengenal kami berkata, aku pasti telah menyelamatkan galaksi dalam kehidupanku sebelumnya hingga bisa bertemu suami sebaik dia.
Aku sendiri pun merasa begitu. Dengan suami yang menyayangiku dan tiga anak yang lucu dan perhatian, aku benar-benar seperti pemenang dalam hidup ini.
Sayangnya, tubuhku ini sungguh tidak bisa diajak kompromi, tiba-tiba saja memburuk. Aku sudah pergi ke berbagai rumah sakit besar, tetapi tak ada satu pun yang bisa menemukan penyakitku.
Demi diriku, suamiku pergi ke mana-mana, mencari berbagai cara, bahkan menemukan pengobatan alternatif untukku.
Dia juga secara khusus mempekerjakan seorang asisten rumah tangga untuk merawatku, membuatkan jamu untukku, dan mengingatkanku tiga kali sehari untuk minum obat tepat waktu, semua dengan harapan aku bisa segera sembuh.
Aku juga ingin cepat sembuh, tetapi ....
Tok, tok, tok!
Di tengah lamunanku, asisten rumah tangga mengetuk pintu dan masuk. "Nyonya, apa jamunya sudah diminum?"
Asisten rumah tangga yang dicarikan suamiku ini bernama Dewi, usianya baru dua puluh lima tahun. Wajahnya ayu, dan meskipun masih muda, dia jujur dan penurut. Dia merawatku dengan sangat telaten.
Aku sangat puas dengannya, bahkan sudah beberapa kali memujinya di depan suamiku dan memintanya menaikkan gaji Dewi dua kali.
Aku melirik Dodo yang sedang membersihkan wajahnya di ambang jendela, tidak mengatakan bahwa jamunya tumpah dan diminum oleh si kucing.
Aku hanya mengangguk, dengan suara lemah bagai embusan angin, "Sudah."
Jamu itu sudah kuminum sejak tiga tahun lalu saat aku mulai sering pusing. Sampai sekarang, tak ada hasilnya, malah tubuhku makin lemah.
Sejujurnya, tumpah pun tak apa!
Aku sudah lama tidak ingin meminumnya lagi.
Dewi tersenyum lega. "Syukurlah kalau sudah. Bapak berpesan berkali-kali agar Nyonya minum obat tepat waktu setiap hari." Sambil dengan cekatan membereskan mangkuk jamu, Dewi berdecak kagum. "Sudah sekian lama saya bekerja, baru kali ini saya bertemu suami sebaik Bapak. Nyonya benar-benar beruntung!"
Aku tahu, aku sangat beruntung. Hanya saja, akan lebih sempurna jika aku memiliki tubuh yang sehat!
Aku menghela napas dalam hati, menatap sinar matahari yang cerah di luar jendela. "Dewi, aku ingin keluar berjemur."
"Baik, Nyonya," jawab Dewi sambil tersenyum. "Kalau begitu, setelah saya selesai beres-beres, saya akan mendorong Nyonya keluar."
"Iya."
Dewi keluar, dan pintu kembali tertutup. Entah kenapa, keheningan di dalam kamar membuatku sedikit cemas.
Tiba-tiba ....
"Meonggg ...."
Suara kucing yang melengking tajam terdengar. Bulu mataku bergetar saat aku menoleh, dan kulihat Dodo jatuh terjerembap dari ambang jendela. Dia kejang-kejang beberapa kali di atas karpet, lalu diam tak bergerak.
Jika bukan karena perutnya yang masih naik turun, aku pasti mengira dia sudah mati.
Namun, bagaimana mungkin Dodo bisa jatuh dari ambang jendela begitu saja?!
Keseimbangan kucing sangat baik dan tubuh Dodo selalu sehat. Bahkan jika terjatuh seperti itu, tak mungkin dia langsung pingsan.
Lagi pula, dia kubeli saat aku melahirkan anak sulungku, sebagai hadiah untuknya. Perawatannya selalu kujaga dengan baik, jadi tidak mungkin ada masalah salah makan atau penyakit mendadak.
Satu-satunya hal yang salah dia makan, hanyalah ....
Aku sontak menoleh, mataku terpaku pada noda jamu yang samar di lantai. Entah mengapa, hawa dingin merayap di punggungku.
Dengan panik dan kepala yang masih pusing, aku turun dari tempat tidur. Kedua kakiku terasa lemas seperti mi, baru selangkah, aku sudah jatuh ke lantai.
Namun, aku tak berani berteriak kesakitan. Aku tidak tahu mengapa, tetapi aku merasa takut jika ada orang lain yang tahu.
Dengan susah payah, aku merangkak sendirian ke hadapan Dodo, dengan hati-hati mengangkat tubuhnya yang lemas.
Dia tampak seperti tertidur, tetapi tidur sepulas apa yang membuatnya tak bangun meski aku gerak-gerakkan seperti ini?
Melihatnya tertidur lelap, aku tak bisa menahan diri untuk membayangkan diriku sendiri setelah minum jamu itu. Apakah aku juga seperti dia?
Tidak sadar, pasrah diperlakukan apa saja!
Namun, bagaimana mungkin?
Jamu ini didapatkan Adrian Lim dari seorang ahli pengobatan terkenal yang praktiknya berjarak ribuan kilometer, di provinsi lain, khusus untuk menyembuhkanku.
Dia begitu mencintaiku, bagaimana mungkin dia tega mencelakaiku?
Namun, jika bukan dia, lalu siapa?!
Seketika, aku merasa seperti jatuh ke dalam gua es. Seluruh tubuhku diselimuti hawa dingin hingga menggigil.
Tepat pada saat itu, terdengar suara langkah kaki dari luar pintu.
Aku tersentak sadar. Entah dari mana datangnya kekuatan, aku segera bangkit dari lantai, menggendong Dodo, dan dengan cepat kembali ke tempat tidur.
Jantungku berdebar kencang, tetapi aku memejamkan mata erat-erat, berusaha melemaskan tubuhku agar terlihat seperti sedang tidur.
Suara langkah kaki itu berhenti di depan pintu. Aku mendengar seseorang memutar gagang pintu, membuat seluruh tubuhku gemetar karena tegang.
Pintu terbuka. Orang itu sepertinya hanya melirik dari ambang pintu, lalu menutupnya kembali.
Kemudian, terdengar suara percakapan lirih dari koridor, "Jamu itu tidak boleh berhenti, pastikan dia meminumnya ...."
Suara itu makin menjauh, dan sisanya tidak terdengar lagi.
Aku membuka mata, menatap langit-langit kamar yang pucat. Seluruh tubuhku terasa seperti baru diangkat dari air es.
Rasa takut membuatku tak henti-hentinya gemetar. Apa maksud perkataan Adrian Lim tadi?
Apakah benar dia yang ingin mencelakaiku?
Keluarga kami cukup berada. Aku anak tunggal, orang tuaku memiliki perusahaan bahan bangunan. Beberapa tahun lalu saat industri properti sedang naik daun, perusahaan mereka berkembang pesat.
Namun, tak lama setelah aku dan Adrian Lim menikah, orang tuaku meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, dan aku mewarisi perusahaan mereka.
Kemudian, karena kesehatanku memburuk, aku menyerahkan pengelolaan perusahaan sementara kepada Adrian Lim dan fokus beristirahat di rumah.
Jika dia yang ingin mencelakaiku, motifnya sebenarnya masuk akal.
Sebab, jika aku mati, sebagai suamiku, dia bisa secara sah mewarisi seluruh hartaku.
Namun ... benarkah itu dia?
Aku dan Adrian Lim telah saling mencintai selama lima tahun dan menikah selama tiga tahun.
Selama delapan tahun, perlakuannya padaku tidak pernah berubah.
Setiap hari raya dan hari jadi, dia selalu menyiapkan kejutan untukku. Jika sesekali dia mengabaikanku karena sibuk bekerja, dia akan membelikanku hadiah untuk membujukku.
Aku tidak pandai memasak, jadi dialah yang mengurus semua pekerjaan rumah, mulai dari mencuci, memasak, hingga mengasuh anak, tanpa pernah mengeluh.
Sejak aku sakit, dia adalah orang yang paling cemas.
Dia membawaku ke berbagai rumah sakit untuk pemeriksaan, membaca berbagai buku untuk mencari cara menyembuhkanku.
Setiap kali mendengar ada dokter hebat di suatu tempat, dia akan langsung memesan tiket pesawat dan membawaku ke sana.
Bahkan sahabatku pun berkata, Adrian Lim memperlakukanku seperti putrinya sendiri.
Sering kali, anak-anak kami bahkan menjadi nomor dua setelah aku.
Karena katanya, anak-anak perempuan pada akhirnya akan tumbuh dewasa, meninggalkan rumah, dan menikah.
Hanya akulah satu-satunya orang yang akan menemaninya hingga akhir hayat.
Karena itu, tidak ada yang bisa menggantikan posisiku di hatinya!
Pria yang begitu mencintaiku, benarkah akan mencelakaiku?
Bisakah seseorang, jika benar-benar ingin menyakiti orang lain, tetap memperlakukannya seperti harta karun yang dijaga di telapak tangan selama hampir satu dekade?
Aku tidak percaya.
Karena jika itu benar, maka dia benar-benar orang yang mengerikan!
Namun, jika bukan dia, lalu siapa?
Di rumah ini, selain Adrian Lim dan anak-anak, hanya ada seorang asisten rumah tangga, Dewi.
Akan tetapi Dewi orangnya lugu dan jujur, dan tidak punya dendam apa pun padaku.
Di rumah lain, jika mempekerjakan asisten rumah tangga yang muda dan cantik, sang nyonya rumah mungkin akan khawatir jika terjadi sesuatu antara dia dan suaminya.
Namun, Dewi sangat tahu batas. Saat Adrian Lim ada di rumah, dia hampir tidak pernah muncul.
Lagi pula, saat di rumah, Adrian Lim hampir selalu menemaniku. Mereka berdua sama sekali tidak punya waktu untuk berduaan.
Adrian Lim tidak mungkin, Dewi tidak punya motif, lalu siapa orang yang ingin mencelakaiku?
Bab Terakhir
#101 Bab [101]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#100 Bab [100]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#99 Bab [99]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#98 Bab [98]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#97 Bab [97]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#96 Bab [96]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#95 Bab [95]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#94 Bab [94]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#93 Bab [93]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026#92 Bab [92]
Terakhir Diperbarui: 5/19/2026
Anda Mungkin Suka 😍
Sang Profesor
Suaranya penuh dengan beban dan urgensi
dan aku segera menurut sebelum dia mengarahkan pinggulku.
Tubuh kami bertemu dengan irama yang keras dan marah.
Aku semakin basah dan panas saat mendengarkan suara kami bercinta.
"Sial, vaginamu gila."
Setelah satu malam panas dengan seorang pria asing yang dia temui di klub, Dalia Campbell tidak mengira akan bertemu Noah Anderson lagi. Kemudian Senin pagi tiba, dan orang yang masuk ke ruang kuliah sebagai dosen adalah pria asing dari klub itu. Ketegangan meningkat dan Dalia berusaha sekuat tenaga untuk menjauhinya karena dia tidak ingin terganggu oleh siapa pun atau apa pun - ada juga fakta bahwa dia benar-benar terlarang - tetapi ketika dia menjadi asisten dosennya, batasan hubungan dosen/mahasiswa mereka menjadi kabur.
Setelah Bercinta di Mobil dengan CEO
Foxy Wife
Cinta bukanlah perioritas hidup Deby. Satu hal yang ditekankan, ia bukan perempuan nakal, orang terjepit hidup ataupun menjual diri.
Hanya melihat 'peruntungan' hubungan bersama seorang presdir Alzero Corp. Terikat penuh ke balas dendam.
Hidup sederhana cukup, Deby tak mengharapkan hal lain.
Menjadi istri diatas kertas adalah sebab ia mau. Sementara licik, licin dan perempuan ular bukanlah pilihan terakhir.
Deby sendiri yang memposisikan diri sendiri. So..., hit with that do. Done.
Zenit Alzero pun bukan orang yang terjebak, ia yang menawarkan. Tak ada dusta antara mereka.
Deby seorang anak dari mafia yang punya dendam ke keluarga Arnais, sepupu Zenit Alzero. Deby menikah ke Zen adalah untuk akses balas dendamnya.
Bagaimana jadinya Devil bertemu evil?
Akankah hubungan mereka berjalan baik?
Semua adalah kisah cinta dan balas dendam. bisakah cinta sejati mempersatukan mereka?
Gadis Gemerlap
Namun di luar dugaan, dia membalas dengan tamparan yang menyakitkan! Ternyata dia bergelar doktor dan adalah ilmuwan ternama. Dia juara catur nasional, investor jenius, legenda bela diri... Saat prestasi tak terbantahkan ini terungkap satu per satu, tak terhitung orang mengejarnya.
Sementara itu, Tuan Phillips, legenda bisnis yang dulu memandangnya dengan hina, kini panik: Itu istriku! Menyingkir kalian!
Kecintaan Satu Malam
Dia berkata: "Kasar, tidak profesional, melempar wanita. Tidak heran seorang pria seperti Anda akan merampok seorang wanita. "
Dia mencentang bibirnya: mata tersapu di atas tubuhnya, samar-samar: "kekanak-kanakan, bandara, masalah cinta, bahkan wanita tidak bisa dipanggil, saya enggan menerima Anda." "
Dia mencibir: Tidak, aku akan menemukan seorang pria yang bersedia menerimaku.
Dia menggendongnya: Saya tidak pergi ke neraka, yang pergi ke neraka
Setelah menikah.
"Apa tiga disiplin ilmu dan delapan catatan?" Seorang kolonel menatap wanita yang telah kembali terlambat dan menatap wajah merahnya karena minum.
"Eh- "Wanita minum di kepala, orang tua tidak tahu, tetapi juga kembali tiga disiplin ilmu delapan perhatian?"
"Sepertinya pendidikan kemarin tidak cukup mendalam. Hari ini kita harus melanjutkan pendidikan kita. "Seorang kolonel akan mabuk bahu wanita, dengan kekuatan fisik untuk memberitahunya, apa yang disebut tiga disiplin ilmu, delapan perhatian.
Segera setelah di kamar datang tangisan seorang wanita: "Brengsek, aku ingin bercerai." "
Suara seorang kolonel sangat tenang: "Maaf, tentara tidak bisa bercerai." "
"Aku akan protes, uh- "
Brengsek, selalu menggunakan trik ini, dia tidak bosan ah?
Dimanjakan oleh Miliarder setelah Dikhianati
Emily dan suaminya yang miliarder berada dalam pernikahan kontrak; dia berharap bisa memenangkan cintanya melalui usaha. Namun, ketika suaminya muncul dengan seorang wanita hamil, dia putus asa. Setelah diusir, Emily yang tunawisma diambil oleh seorang miliarder misterius. Siapa dia? Bagaimana dia mengenal Emily? Yang lebih penting, Emily hamil.
Ketika Aku Mencintaimu
Bahagia. Meski terkadang, Shakila tahu untuk saat ini ia belum mendapatkan cinta.
Memperjuangkan cinta sepihaknya. Mengejar laki-laki yang telah memiliki seorang kekasih. Tapi, bukankah seseorang memiliki sebuah alasan ketika ia memutuskan untuk terus berjuang?
Shakila bukanlah seorang pelakor, namun tanpa sengaja sebuah peristiwa membuat dirinya dapat menikah dengan pria impiannya.
Tentu saja, hal tersebut merupakan sebuah keberuntungan baginya. Namun, berbanding terbalik dengan Delvin Arsalan Davendra. Bos Shakila itu menganggap jika pernikahannya adalah salah. Benar-benar salah. Tetapi, untuk saat ini ia tak mungkin menceraikan Shakila dengan cepatnya.
Lantas, bagaimana dengan saat yang akan datang? Apa Delvin masih menganggap jika pernikahannya adalah kesalahan? Atau malah sebaliknya?
Pelacur Kakakku
"Tolong, Jake. Sekarang. Buat aku klimaks." Aku memohon.
Payton selalu menjadi gadis baik sepanjang hidupnya. Dia hanya ingin keluar dari rumah ibu dan ayah tirinya dan menjalani hidupnya sendiri. Yang tidak dia duga adalah saudara tiri yang sudah lama hilang tiba-tiba muncul dalam hidup mereka dan menjadi teman sekamarnya. Memang benar dia adalah mantan Marinir dengan perut berotot, tapi dia juga seorang mekanik motor yang suka bicara kotor padanya. Kata-katanya membuat Payton bergetar dalam antisipasi, dan tangannya membuat tubuhnya berkedut dan kejang.
Kesayangan CEO
Dia adalah kaisar gelap yang ditakuti semua orang, dikabarkan kejam dan kejam, dan tegas, tetapi dia hanya memanjakannya tanpa hukum.
Suatu hari, reporter bertanya: "Nyonya Lu, apakah Anda memiliki sesuatu yang perlu ditakuti?"
Gu Mengmeng tidak meneteskan air mata di wajahnya.
Dia hanya takut pada dua hal sekarang.
Pertama, cium suamimu!
Kedua, suami tercinta setelah mematikan lampu!
Flavour Its Yours
"Kak Sean, walau kau tidak mencintaiku. Tapi, aku akan tetap berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu."
-Anna-
"Kalau kau tau aku tidak mencintaimu, kenapa memilih untuk tetap menerima perjodohan ini?"
-Sean-
Ayo! Mas Leng!
Dia berkata: "Garis hidup Anda begitu lama, itu berarti bahwa sumpah Anda dapat dilakukan untuk waktu yang lama, wanita yang Anda cintai akan sangat bahagia dan bahagia ..."
"Apakah Anda ingin menjadi wanita bahagia itu?" tanyanya. "
Dia pikir dia mencintainya, tapi itu masih konspirasi.
Pada hari pernikahan, cinta lama datang dan pergi, dan melihat dinginnya pria itu sendiri dalam sekejap, dan dia tahu bahwa cinta itu berakhir lagi.
Untuk melupakan rasa sakit, lupakan dia, dia mengeluarkan jam saku menghipnotis dirinya sendiri, menghapus semua kenangan tentang dia,
Tapi pria itu tidak membiarkannya pergi, "Wanita! Tidak peduli berapa kali kau melupakanku! Aku akan memanggil kembali cintamu untukku!
Pengantin Pengganti
Arga, laki-laki baik yang seharusnya adalah Kakak ipar kepada Mentari, tetapi justru menjadi suami. Seketika menjelma sebagai sosok dingin tak tersentuh. Dia tidak pernah ikhlas dengan kenyataan bahwa Samantha hilang dan digantikan oleh Mentari. Tak sehari pun waktu berlalu tanpa bayang mantan calon istrinya, tidak sekalipun memandang Mentari seperti sosok seharusnya. Tidak pernah ada cinta.












